Aktivis 98 Tuntut Pemerintahan SBY-JK Keluarkan Kebijakan Pro Rakyat
Jakarta, Aktivis 98 mendeklarasikan pembentukan Perhimpunan Nasional Aktivis 98 di sebuah hotel di kawasan Cempaka Putih Jakarta Pusat, Minggu (29/7).
Sekjen perhimpunan ini adalah Adian Napitupulu dengan presidium beranggotakan 20 orang yang berasal dari berbagai daerah. Dalam pembentukannya, mereka menuntut Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla untuk mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang pro terhadap rakyat.
Dalam kata sambutannya, Sekjen Perhimpunan Nasional Aktivis 98, Adian Napitupulu menegaskan, akan terus memperjuangkan reformasi yang dinilainya selama ini telah gagal. Mereka juga menilai kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah maupun DPR tidak pro terhadap rakyat.
Bahkan, mereka mengancam akan melakukan demonstrasi besar-besaran jika pemerintah terus tidak mengeluarkan kebijakan yang memperhatikan kondisi rakyat Indonesia. Perhimpunan Nasional Aktivis 98 juga menilai Pemerintahan SBY-JK belum berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap rekan-rekan mereka dalam Tragedi Trisakti serta Semanggi I dan II.
Selain itu, kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) juga dinilai belum dapat diselesaikan penanganannya. Mereka juga meminta agar aset-aset mantan Presiden Soeharto dapat segera disita dan dikembalikan kepada Rakyat Indonesia. (dir)

JALAN perubahan menuju demokrasi pasca-Orde Baru telah dibajak oleh sekelompok elite. Pembajak itu adalah anggota elite lama Orde Baru dan elite baru yang datang setelah orde itu tumbang...
Kesempatan Indonesia untuk mencapai demokrasi sejati telah berakhir?...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar